Nona Teh dan Tuan Kopi

Bercerita tentang Varsha, wanita karier berusia tiga puluh tiga yang belum juga menikah. Akan tetapi, Varsha sepertinya tidak terlalu pusing memikirkan status lajangnya karena ada masalah lain yang harus dia hadapi. Dia adalah Nona Teh di cerita ini.

https://mimbaruntan.com/resensi-buku-nona-teh-dan-tuan-kopi/

“….. Seperti permainan dadu, adalah fakta bahwa akan ada satu di antara para pemain yang akan memenangkannya, perkara siapa yang menang, itu akan jadi probabilitas. Seharusnya aku tidak kaget bertemu Varsha. …”

Wanita tersebut berkecukupan bahkan lebih dari beberapa sisi. Dilihat dari sepasang mata manapun, Varsha ialah wanita yang tiada kurang. Namun, kesempurnaan mana yang mampu menandingi Tuhan.

Namun, cobaan tak selalu lupa membawa hikmah. Seiring berjalannya waktu, ketika ia memutuskan untuk memperbaiki keadaan, Varsha si nona teh rupanya tak menyadari bahwa ia telah dikaitkan dengan seseorang yang berkali-kali dipertemukan takdir kepadanya. Seseorang tersebut bernama Regen si penyuka kopi. Pria mapan nan tampan dengan masa lalu yang penuh misteri.

Regen pada mulanya tak sengaja dihadapkan pada wanita cantik bernama Varsha. Varsha mengenali Regen sebagai atasan barunya. Sedangkan Regen, mengenali Varsha sebagai bagian dari masa lalunya. Varsha tak menyadari bahwa posisinya sebagai masa lalu Regen membawanya jatuh dalam tanda tanya besar. Tentang siapa Regen dan kenapa kebetulan selalu hadir diantara keduanya. Bahkan dalam berkali-kali dipertemukan, keduanya tak saling kenal dalam waktu yang lama.

Seiring berjalannya kisah, mereka kemudian ‘dekat’ dengan beberapa misteri yang sepenuhnya belum diketahui Varsha. Regen kemudian perlahan namun pasti memberikan petunjuk dari masa lalunya kepada Varsha. Beberapa misteri tersebut terungkap dalam novel Nona Teh dan Tuan Kopi, sebagian yang lain masih harus dinanti

kelebihan dari novel juga patut untuk diperhitungkan. Novel yang berhasil mengangkat konflik yang cukup berat ini, ternyata ditulis oleh remaja berusia belasan tahun (saat produksi). Penggambaran alur cerita yang rumit juga berhasil tersampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Lalu, kemampuan penulis cukup baik dalam merincikan peristiwa yang terjadi di dalamnya, seperti latar suasana dan tempat.

Order Now
Hello, what Coffee would you like to Order ?