Minuman yang identik dengan orang tua ini sekarang mulai beralih sebagai minuman semua kalangan terutama anak muda.

Karena sekarang kopi sudah menjadi gaya hidup baru di masyarakat maka tidak heran jika kini semakin banyak kedai kopi yang bertebaran dan tidak pernah sepi pelanggan.

Cita rasanya yang pahit memiliki kenikmatan orisinal bagi penikmatnya, tidak jarang kita melihat para penikmatnya menyeruput kopi tanpa gula.

Taukah kamu ternyata kopi tidak hanya sekedar minuman hitam dan pahit, terdapat berbagai jenis kopi dan karakteristiknya.

Jika kamu sedang berencana mambuka tempat minum kopi, maka informasi ini penting untuk kamu ketahui.

Jenis-jenis dan karakteristik kopi

1. Kopi Arabika

biji kopi

Kopi yang berasal dari Brazil dan Ethiopia ini memiliki harga yang cukup tinggi. Walaupun memiliki harga yang cukup tinggi kita dapat menemukan jenis kopi ini dengan mudah di setiap menu kedai kopi.

Karakteristik Kopi Arabika :

  • Biji Kopi Arabika memiliki cita rasa yang pahit dengan kadar keasaman yang tinggi.
  • Jenis kopi ini memiliki kadar kafein sebanyak 50% lebih rendah dibandingkan Kopi Robusta.
  • Rasa kopi arabika lebih mild atau halus.
  • Aroma dari Kopi Arabika mirip seperti pencampuran bunga dan buah yang hidup di daerah sejuk dan dingin.
  • Ada dua jenis Kopi Arabika yang paling terkenal yaitu Typica dan Bourbon. Walaupun sebenarnya memiliki banyak jenis, rasa dari Kopi Arabika berbeda-beda tergantung negara, iklim, dan tanah tempat kopi ditanam.

Ciri – ciri tanaman Kopi Arabika :

  • Kopi arabika memiliki perakaran yang lebih dalam.
  • Daunnya tipis.
  • Biji kopi berukuran kecil dan memiliki warna hijau hingga merah gelap.
  • Membutuhkan waktu 9 bulan untuk berbunga dan berbuah.
  • Tumbuh di ketinggian 700-1700 m diatas permukaan laut dengan suhu 16-20 derajat celcius.

Kelemahan dari Kopi Arabika adalah sangat rentan terhadap serangan penyakit HV Hemileia vastratix atau penyakit karat daun.

2. Kopi Robusta

pengolahan biji kopi

Selain Kopi Arabika di setiap menu kedai kopi juga ada Kopi Robusta, jenis kopi yang berasal dari Negara Kongo memiliki harga yang lebih murah.

Karakteristik Kopi Robusta :

  • Kopi ini memiliki rasa asam yang kurang atau bahkan tidak ada rasa asamnya sama sekali. Bisa dibilang rasanya lebih mirip seperti cokelat.
  • Kopi Robusta memiliki kandungan kafein yang lebih banyak dibandingkan dengan kopi lainnya.
  • Memiliki aroma yang manis dengan rasa yang lembut.
  • Terdapat 2 jenis Kopi Robusta yaitu Tiomor dan Catimor. Sama seperti Kopi Arabika, kondisi lingkungan kopi ini di tanam dan dikemas akan menghasilkan rasa yang berbeda juga.

Ciri – ciri tanaman Kopi Robusta :

  • Warnanya bervariasi sesuai dengan cara pengolahan.
  • Memiliki tekstur yang lebih kasar dari Kopi Arabika.
  • Kopi ini memerlukan waktu 10-11 bulan untuk proses pembuahan dari bunga hingga menjadi buah.
  • Cakupan daerah tumbuh Kopi Robusta dua kali lebih luas dari Kopi Arabika. Biasanya Kopi Robusta dapat tumbuh pada daerah dengan ketinggian 400-700 m diatas permukaan laut, dengan suhu 21-24 derajat celcius.
  • Tanaman Kopi Robusta lebih tahan akan serangan penyakit dan hama.

Kelemahan dari kopi berjenis Robusta ini adalah rasanya yang kurang dan cenderung lebih pahit dibandingkan dengan Kopi Arabika.

3. Kopi Excelsa

biji kopi

Kopi yang berasal dari Afrika Barat ini pertama kali ditemukan di dekat Danau Chad.

Karakteristik Kopi Excelsa :

  • Memiliki aroma serta cita rasa yang kuat dan memiliki rasa pahit yang kental.
  • Kadar kafeinnya di bawah Kopi Robusta.

Ciri – ciri tanaman Kopi Excelsa :

  • Kopi Excelsa dapat ditanam pada lahan gambut atau tanah yang memiliki tingkat kesuburan rendah dimana Kopi Robusta dan Kopi Arabika tak dapat tumbuh.
  • Biji kopinya juga lebih besar dibandingkan Kopi Robusta dan Kopi Arabika.
  • Kopi Excelsa dapat berbuah sepanjang tahun.
  • Kopi Excelsa tidak mudah diserang penyakit.

4. Kopi Liberika

biji kopi

Kopi Liberika merupakan sebuah jenis kopi yang berasal dari Liberia, Afrika Barat.

Karakteristik Kopi Liberika :

  • Kopi ini memiliki cita rasa sayurnya, seperti kacang panjang mentah.
  • Karena kandungan kafein serta asam yang cukup tinggi sebaiknya jangan diminum terlalu banyak atau dalam keadaan perut kosong.

Ciri – ciri tanaman Kopi Liberika :

  • Kopi ini dapat tumbuh hingga setinggi 9 meter, dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah.
  • Biji Kopi Liberika ini hampir sama dengan biji Kopi Arabika.
  • Kopi Liberika tahan terhadap penyakit HV Hemileia vastratix atau penyakit karat daun.
  • Ukuran dari bunga Kopi Liberika, daun cabang, buah kopi dan pohon kopi yang lebih besar dibandingkan dengan kopi lainnya.
  • Kopi Liberika mampu berbuah sepanjang tahun.

5. Kopi Kona

jenis kopi

Walaupun jarang kamu dengar, Kopi Kona merupakan biji kopi termahal. Biji kopi ini hanya ditanam dan diproduksi di Hawaii Amerika, lebih tepatnya di daerah Kona.

Kopi Kona dikenal sebagai specialty coffee, karena didukung dengan ketinggian gunung berapi dan tanah, memberikan kontribusi yang sempurna untuk biji kopi yang sangat dihargai karena rasanya.

Karakteristik Kopi Kona :

  • Memiliki kandungan kafein yang sangat tinggi.
  • Memiliki rasa yang cenderung manis meskipun tanpa gula.
  • Kopi Kona adalah kopi yang kental serta kaya cita rasa rempah-rempah.

Bila kamu ingin merasakan Kopi Kona yang sebenarnya, mungkin kamu tidak dapat menemukannya di pasar lokal, karena kebanyakan kopi kona yang dijual di pasaran tidak 100% berisi biji Kopi Kona (sudah dicampur dengan biji kopi lainnya).

Coba membeli biji Kopi Kona dengan cara online dari pedagang ritel Hawaii untuk memperoleh biji kopi Kona murni, segera dari sumbernya.

6. Kopi luwak

Jenis kopi

Dikutip dari Kompas, Jenis Kopi yang berasal dari buah Kopi Arabika atau Kopi Robusta yang dimakan oleh luwak ini dijual dengan harga yang berbeda-beda tergantung dari jenis kopi yang dimakan Luwak.

Setelah Luwak menelan buah kopi, enzim yang ada di perut Luwak akan memprosesnya, lalu biji dari buah kopi itu terbuang bersama kotorannya. Biji inilah yang dinamakan Kopi Luwak.

Kopi Luwak menjadi lebih istimewa karena Luwak mencari buah kopi yang 90% matang. Ia tidak melihat warna, tetapi menggunakan daya penciuman yang tajam dan selalu mencari kopi pada malam hari.

Dalam satu pohon kopi, hanya 1-2 butir buah yang dimakan. Dengan begitu, kopi yang diambil oleh Luwak adalah kopi dengan nilai kematangan tertinggi, yang tentunya amat berpengaruh pada rasa kopi nantinya.

Sekarang sudah tau kan jenis-jenis kopi dan karakteristiknya. Kalau pusing mikirin mau pakai biji kopi apa kamu bisa mendapatkan kopi siap minum dengan rasa dan kualitas peremium di Aswa Coffee loo, dijamin rasanya orisinal.

Order Now
Hello, what Coffee would you like to Order ?